Beralasan Kakinya Retak Sebelum Tanding, Conor McGregor Disebut Lemah Mental oleh Dustin Poirier

Penantang nomor 1 kelas ringan UFC, Dustin Poirier, menyebut Conor McGregor lemah mental. Hal itu merujuk pada alasan Conor McGregor yang mengaku cedera duluan sebelum tanding lawan Poirier. Conor McGregor diketahui kalah TKO pada laga tersebut.

Pada bulan Juli ini, Dustin Poirier merasakan kemenangan untuk kedua kalinya atas Conor McGregor dalam gelaran UFC 264 (10/7/2021). Dustin Poirier dinyatakan menang via TKO penghentian dokter atas Conor McGregor yang mengalami patah kaki sehingga tidak bisa melanjutkan pertarungan. Rivalitas antara Conor McGregor dan Dustin Poirier saat ini berhasildiungguli jagoan berjulukan The Diamond itu dengan skor 2 1.

Setelah pertarungan tersebut berakhir, Conor McGregor berkoar koar pada publik menyatakan bahwa dirinya sudah mengalami cedera sebelum bertarung menghadapi Poirier. Namun, Dustin Poirier tampak tidak peduli dengan alasan yang diberikan Conor McGregor. Berbicara melalui podcast The Figh t, Dustin Poirier mengecam Conor McGregor dengan menyatakan jagoan berjulukan The Notorious memiliki mental tempe atau lemah lantaran mengeluarkan alasan kenapa dia mengalami kekalahan.

Meski mengecam sikap Conor McGregor tersebut, Dustin Poirier mengaku tidak ingin terlibat dengan masalahitu lebih jauh lagi dan fokus bersama istriserta anaknya di rumah. "Sejak dari awal, mentalnya, saya merasa itu sangat lemah, alasancedera menunjukkan mentalnya sangat lemah," kata Dustin Poirier dikutip Juara.net dari BJPenn. "Tetapi, saya tidak ingin mencoba terlibat lebih jauh atau terlarut memahami apa yang ditampilkan di video dan dibicarakan orang orang karena saya sudah kembali ke rumah dengan keluarga saya."

Untuk sekarang, Dustin Poirier tidak peduli dengan apa yang dikatakan atau ancaman yang dilakukan Conor McGregor danpenggemarnya. Kemenangan yang diraih Dustin Poirier pada UFC 264 sudah cukup membuktikan bahwa dirinya merupakan yang terbaik, jauh di atas kemampuan Conor McGregor sekaligus di kelas ringan UFC. "Itu merupakan kemenangan dalam rekor saya dan saya tahu apa yang perlu saya lakukan saat duel, sebelum pertarungan, dan selama kamp latihan," lanjut Dustin Poirier.

"Saya sudah melakukan segala hal yang diperlukan dan memberikan segalanya untuk keluar dan bertarung di sana." "Seperti yang kita katakan, itu semua cuma suara bising, apa pun yang orang orang katakan atau yang dia katakan, yang sudah terjadi maka terjadilah." "Saya sehat, aman, kembali ke rumah, memiliki kemenangan lain pada rekor saya, dan saya masih menjadi penantang nomor 1, jadi itulah faktanya," pungkas Poirier.

Berhasil mengalahkan McGregor di UFC 264, Poirier rencananya akan kembali bertarung dalam laga perebutansabuk juara kelas ringan UFC menghadapi Charles Oliveira. Kabarnya Dustin Poirier vs Charles Oliveira akan dijadwalkan mentas pada bulan Desember mendatang. Namun, kabar tersebut sampai sekarang belum terkonfirmasi oleh UFC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.